Singapore Airlines (SIA) kemarin meluncurkan dompet loyalitas maskapai penerbangannya sendiri, 'KrisPay', yang menggunakan teknologi blockchain.
Pada awal bulan Februari Singapore Airlines mengumumkan rencananya untuk menggunakan teknologi blockchain guna memberikan pelanggan setia kemampuan untuk menggunakan akumulasi miles mereka dengan cara baru.
Sesuai rencana, operator penerbangan tersebut berhasil menyelesaikan uji coba aplikasi tersebut di KPMG Digital Village di Singapura. Perangkat lunak dompet blockchain dikembangkan bersama oleh Microsoft dan KPMG Digital Village. Layanan baru ini kini dapat diunduh dari Apple Store dan Google Play Store. Aplikasi ini tersedia di platform Apple dan Android. Dengan pengaturan sederhana, Anda dapat mengonversi KrisFlyer miles Anda menjadi KrisPay miles dalam hitungan detik. Perlu dicatat bahwa KrisPay miles dapat digunakan hingga enam bulan setelah dikonversi. Untuk melakukan pembayaran, pengguna harus memindai kode QR KrisPay dan mengetikkan jumlah yang ingin mereka belanjakan.
Dompet baru ini, dijuluki "KrisPay" yang diambil dari program loyalitas SIA "KrisFlyer", mendigitalkan miles penumpang menjadi "KrisPay miles" digital yang dapat digunakan untuk membayar pembelian ritel melalui aplikasi seluler.
Dengan pembelanjaan minimum, pengguna dompet dapat membelanjakan 15 mil digital (setara dengan sekitar 0,10 sen Singapura atau US$0,73). Berkat berkembangnya jaringan mitra maskapai, pengguna bisa mendapatkan diskon atau harga promosi khusus untuk produk tertentu. Saat ini, melalui KrisPay di Singapura, Anda dapat membeli makanan, bensin, membayar makan malam di restoran, atau membayar layanan kosmetik. Menurut SIA, KrisPay miles saat ini diterima di 18 merchant di seluruh pulau, dengan lebih banyak penyedia layanan yang akan ditambahkan ke platform ini di masa depan.
SIA mengatakan KrisPay adalah dompet blockchain pertama di dunia yang mengubah air miles menjadi mata uang digital. CEO Singapore Airlines Goh Choon Phong mengomentari peluncuran dompet digital baru tersebut dan menyatakan bahwa KrisPay adalah cara baru bagi anggota program loyalitas KrisFlyer untuk mengakses miles mereka secara digital kapan saja.
Baca juga
Memperkenalkan masa depan filantropi di Blockchain
Heritage, solusi yang dikembangkan oleh Airbus Foundation, adalah kerangka kerja terdesentralisasi yang memungkinkan Airbus Foundation menerima dan mengelola donasi dan menyediakan fungsi ini kepada badan amal lain yang bekerja sama menggunakan blockchain Ethereum.
Pemerintah AS akan memberikan hibah $800 ribu kepada peneliti teknologi blockchain
Pemerintah AS akan membantu mendanai platform blockchain yang sedang dikembangkan oleh para peneliti di Universitas California, San Diego, yang akan menyimpan data penelitian ilmiah.
