Wakil Perdana Menteri Singapura Tharman Shanmugaratnam mengatakan belum ada alasan untuk memberlakukan larangan mata uang digital di negara kota tersebut. Pada saat yang sama, Bank Sentral Singapura sedang mempelajari potensi risiko yang terkait dengan pasar mata uang kripto, lapor Reuters.
Untuk pertanyaan terkait nasib pasar mata uang kripto dari anggota parlemen Singapura, Tharman menjawab bahwa masih terlalu dini untuk memprediksi apa pun. Perdana Menteri percaya bahwa mata uang digital adalah sebuah eksperimen, dan jika ini benar-benar terjadi, kita tidak akan mengetahui konsekuensinya untuk waktu yang lama.
Tharman Shanmugaratnam juga mencatat bahwa Otoritas Moneter Singapura (MAS) dengan cermat mempelajari semua masalah yang terkait dengan pasar mata uang kripto.
Ingatlah bahwa MAS sebelumnya menyarankan warga Singapura untuk sangat berhati-hati saat berinvestasi dalam mata uang kripto. Perwakilan MAS juga menyatakan bahwa Bitcoin tidak akan menyebabkan krisis keuangan, seperti kebangkrutan Lehman Brothers pada tahun 2008.
Berlangganan berita kami di Telegram
Baca juga
Pengembang Burstcoin melakukan transaksi mata uang kripto tanpa internet
Pengembang Burstcoin Daniel Jones mengumumkan bahwa dia dapat menyelesaikan transaksi blockchain tanpa akses listrik atau Internet. Pada tanggal 15 September 2018, dia menerbitkan postingan di Twitter yang menyatakan bahwa dia telah melakukan transaksi blockchain melalui radio bertenaga surya.
Pembicara utama Swell by Ripple 2018 - Bill Clinton
Acara Swell by Ripple, yang berlangsung di San Francisco, akan berlanjut hari ini, 2 Oktober, dan akan dimulai pada pukul 7 pagi (UTC). Presiden Bill Clinton menjadi pembicara utama untuk acara tersebut, yang dijadwalkan dimulai pada pukul 11 pagi, segera setelah pidato pembukaan dari CEO Ripple Brad Garlinghouse.
