Surat kabar Taiwan Liberty Times Net melaporkan bahwa dua orang menembak seorang penambang bitcoin setelah dia menolak untuk menghormati kontrak awal mereka. Pada tanggal 14 April, tersangka Gao Kitang dan Cheng Yuming menembak Wu Nan (julukan "susu") di Distrik Banqiao, Kota Xinbei
Menurut kesepakatan mereka, Gao dan Cheng, anggota geng Freshwater, mengumpulkan 47 juta dolar Taiwan Baru dan menginstruksikan Wu untuk menginvestasikannya dalam penambangan bitcoin. Wu harus memberi mereka keuntungan, yang menjadi tidak mungkin diperoleh setelah Tiongkok menutup bursa dan melarang ICO. Setelah pertengkaran menjadi tidak terkendali, kedua gangster tersebut mengeluarkan senjata mereka dan menembak Wu tujuh kali.
Banyak orang kini mempekerjakan penambang dan kemudian membagi keuntungannya. Penambangan lepas sangat diminati, meskipun sebagian besar lebih memilih untuk bergabung dengan kumpulan penambangan.
Bank Rakyat Tiongkok menerbitkan laporan yang menyatakan bahwa negara tersebut bermaksud untuk melarang penambangan mata uang kripto di masa depan. Tiongkok juga akan memantau efisiensi penggunaan energi pertambangan dalam jumlah besar di negaranya. Perusahaan mata uang kripto seperti Bitmain memindahkan operasinya ke negara-negara yang lebih ramah terhadap mata uang digital. Pertukaran Bitmain telah memindahkan operasinya ke AS dan Swiss.
Perusahaan penambangan mata uang kripto BTC.TOP telah memindahkan operasinya ke Kanada karena politik, stabilitas, dan penghematan biaya negara tersebut. Perusahaan Tiongkok lainnya juga memindahkan operasinya ke negara lain.
Berdasarkan materi dari https://www.ccn.com
Baca juga
Warga negara Israel yang membuat piramida mata uang kripto ditangkap di Filipina
Unit Kejahatan Dunia Maya Kepolisian Filipina telah menangkap 8 orang yang diduga melakukan penipuan transaksi Bitcoin. Juga ditangkap adalah 480 warga negara Filipina yang bekerja di sebuah call center yang digunakan untuk membujuk orang-orang untuk melakukan investasi. Kementerian Luar Negeri Israel sedang menyelidiki kasus ini.
AMF menuntut Dominique Lacroix mengembalikan dana yang diterima selama ICO
Dominique Lacroix, salah satu pendiri ICO Plexcoin yang curang, membayar lebih dari $3 juta dalam bentuk Bitcoin menurut keputusan Otoritas Pasar Keuangan Quebec (AMF). Peraturan ini adalah salah satu dari beberapa peraturan yang dibuat oleh otoritas Amerika Utara untuk memerangi penipuan ICO dan aktivitas ilegal terkait mata uang kripto lainnya.
