Pada bulan Juli, seorang jutawan Korea Selatan yang menjalankan bisnis mata uang kripto di Singapura kehilangan €2,3 juta karena menjual bitcoin kepada penipu.
Menurut publikasi berita France24, dua penipu berjanji untuk berinvestasi di perusahaan pengusaha tersebut dan setuju untuk menemuinya di sebuah hotel mahal di Nice di French Riviera. Dalam pertemuan tersebut, alih-alih menginvestasikan dana, para penipu menawarkan pengusaha tersebut untuk menjual bitcoin seharga 2,3 juta euro secara tunai. Pengusaha itu setuju dan pada awalnya semuanya berjalan sesuai rencana, dia mentransfer cryptocurrency ke penipu dan menerima uang, tetapi kemudian menemukan bahwa uang itu palsu.
Polisi memastikan bahwa uang kertas tersebut ternyata palsu berkualitas rendah sebesar 500 euro.
Setelah menerima pernyataan korban, polisi Prancis berhasil menangkap salah satu penipu, seorang warga negara Serbia, yang ditahan di Cannes. Tersangka memiliki mobil sport mahal dan jam tangan seharga 100.000 euro. Pelaku yang diduga sebagai kaki tangan belum ditemukan.
Ini adalah kasus kedua. Pekan lalu, sumber berita lokal Yle melaporkan bahwa penipu lain berhasil menipu warga negara Finlandia berusia 22 tahun, Aarni Otava Saarimaa, dengan sejumlah besar bitcoin. Dana tersebut seharusnya diinvestasikan dalam sebuah proyek bernama Dragon Coin, namun Saarima mengklaim bahwa dia tidak menerima koin atau bagian apa pun dalam proyek tersebut. Selain itu, Saarima mungkin harus membayar pajak keuntungan modal dalam jumlah besar, yang jumlahnya bisa mencapai jutaan euro.
Berdasarkan materi dari cryptovest.com
Baca juga
Polisi Tiongkok menyita 200 alat penambangan
Menurut media lokal, polisi Tiongkok menyita lebih dari 200 komputer yang digunakan untuk menambang Bitcoin dan Ethereum tanpa membayar tagihan listrik.
Penipu membuat akun Durov palsu di Twitter dan menawarkan cryptocurrency kepada pengguna
Pendiri dan pimpinan Telegram, Pavel Durov, pada hari Sabtu, 28 April, memperingatkan pembacanya di Twitter tentang kegagalan fungsi messenger karena server cluster yang terlalu panas. Penipu kripto berhasil memanfaatkan situasi tersebut dan mengumpulkan ribuan dolar dalam waktu singkat.
