Kim Dong-yong, Menteri Keuangan Korea Selatan, membuat pernyataan resmi bahwa ia menganggap jaringan blockchain publik tidak mungkin beroperasi tanpa cryptocurrency. Mari kita ingat bahwa sebelumnya, pemerintah Korea Selatan mengumumkan bahwa mereka tidak akan melarang perdagangan mata uang kripto, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Don Yong juga mencatat bahwa Kementerian Keuangan tidak akan melarang mata uang digital itu sendiri atau membatasi penggunaannya.
Sebelumnya, beberapa pejabat Korea Selatan mengatakan bahwa teknologi blockchain itu sendiri menarik, tanpa terikat dengan mata uang kripto, dan mata uang digital seperti Bitcoin dan Ethereum sama sekali tidak diperlukan.
Yu Shimin, mantan pejabat pemerintah, menyebut Bitcoin sebagai elemen sistem spekulasi perjudian. His opinion began to be challenged by KAIST Institute professor Chan Chosun, who called cryptocurrencies incentive systems for working with blockchain networks.
Pandangan Shimin didukung oleh Menteri Keuangan, sekaligus mengklarifikasi bahwa cryptocurrency diperlukan secara khusus untuk pengoperasian jaringan blockchain publik. Jaringan publiklah yang membutuhkan penambangan untuk menstimulasi peserta dan menghasilkan blok.
Pernyataan seperti itu memberikan hak untuk mengkonfirmasi pendapat bahwa Korea Selatan tidak bisa hidup tanpa mata uang kripto. Hal ini mempengaruhi terlalu banyak aspek nasional.
Oleh karena itu, perwakilan negara bereaksi sangat menyakitkan terhadap semua peristiwa negatif.
Jadi, Senin lalu, Kim Pyong Ki, anggota komite parlemen, mengatakan bahwa peretas dari Korea Utara mencuri mata uang kripto dari bursa dan investor swasta di Korea Selatan.
Pejabat tersebut mencatat bahwa selama setahun terakhir, warga Korea Utara telah mencuri miliaran won mata uang kripto dari tetangga mereka dan terus melakukannya hingga hari ini. Itulah sebabnya perwakilan badan intelijen Korea Selatan berencana mengambil tindakan serius untuk mengatasi masalah ini.
Kim Pyong Ki mengatakan bahwa Korea Utara meluncurkan kampanye email viral yang dapat meretas pertukaran mata uang kripto (yang mana secara spesifik, ia tidak menyebutkan secara spesifik), membuka akses ke data rahasia pengguna, dan mencuri aset kripto senilai miliaran won.
Baca juga
Wali Mt.Gox menjual cryptocurrency lagi
Wali amanat dari perusahaan bangkrut Mt.Gox, pengacara Jepang Nobuaki Kobayashi, yang lebih dikenal di komunitas cryptocurrency sebagai “The Whale of Tokyo,” menarik lagi 25,98 miliar yen ($230 juta) dari penukar mata uang kripto Bitcoin dan Bitcoin Cash.
Polisi Polandia menutup DasCoin
Pekan lalu, polisi Polandia menyita $11,6 juta dari perusahaan DasCoin, yang telah dipantau oleh otoritas Polandia sejak September 2017. Perusahaan tersebut melanggar hukum pidana negara tersebut dengan menipu orang-orang dengan skema investasi palsu dalam token palsu.
