Maskapai penerbangan Taiwan FAT Taiwan Inc. Pada 28 Februari, diumumkan bahwa pelanggan akan dapat membayar dengan bitcoin untuk tiket dan layanan perjalanan lainnya. Presiden Maskapai Penerbangan Zhang Gangwei percaya bahwa meluasnya penggunaan cryptocurrency akan membuka masa depan baru bagi maskapai penerbangan, industri perhotelan, dan seluruh sektor pariwisata.
FAT Airlines, didirikan pada tahun 1957, adalah maskapai penerbangan terpopuler di rute domestik Taiwan. Kini maskapai ini akan mampu menarik perhatian pengguna bitcoin yang jumlahnya semakin meningkat di Asia ke rute internasionalnya ke Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Filipina, Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Kamboja.
Pada bulan Oktober tahun lalu, Ketua Bank Sentral Taiwan, Pern Fainan, mengatakan bahwa penerimaan izin perdagangan mata uang kripto perlu diberikan berdasarkan undang-undang tentang pencegahan pencucian uang dan dengan demikian melegalkannya.
Solusi ini akan memberikan peluang bagi maskapai penerbangan FAT untuk menyediakan pelanggannya. dengan opsi pembayaran paling nyaman dan mengiklankan merek perusahaan menggunakan teknologi inovatif.
Namun, FAT bukan satu-satunya maskapai penerbangan yang menerima pembayaran dalam mata uang kripto. Pada tahun 2014, maskapai penerbangan pertama di dunia yang menerima cryptocurrency adalah AirBaltic. Perusahaan lain mengikuti jejaknya, yaitu maskapai penerbangan Polandia LOT, dan maskapai penerbangan Jepang Peach dan Surf Air. Selain itu, untuk membayar tiket dalam mata uang kripto, Anda dapat menggunakan jasa perantara yaitu CheapAir.com, Expedia, dan Universal Air Travel Plan yang menjual tiket penerbangan dari lebih dari 260 maskapai.
Berdasarkan materi dari http://bitcoinist.com
Baca juga
Polisi Jerman menyita cryptocurrency senilai $14 juta dari penjahat
Otoritas penegak hukum Jerman menangkap anggota kelompok kriminal dan menggeledah apartemen mereka pada bulan Juni 2017. Segera setelah penangkapan mereka, para penjahat setuju untuk mengungkapkan kunci pribadi mereka dan memberikan akses ke dompet yang berisi 1,312 koin Bitcoin dan 220 koin Ether dan mata uang kripto lainnya.
Para tunawisma di New York akan menerima ponsel pintar dengan mata uang kripto
Startup Blockchain for Change telah mengembangkan sebuah aplikasi yang memungkinkan para tunawisma di New York mengakses layanan keuangan dan pemerintah. Agar mereka bisa menggunakannya, mereka akan mendapat smartphone gratis.
