Kadang-kadang tampaknya berbagai institusi dan badan pemerintah menghabiskan lebih banyak waktu untuk mencari tahu bagaimana Bitcoin harus diklasifikasikan daripada menciptakan undang-undang transparan yang diperlukan agar mereka dapat berfungsi.
Menurut perwakilan bank investasi Morgan Stanley, Bitcoin telah menjadi kelas investasi institusional. Artinya Bitcoin adalah kelas aset seperti saham, obligasi, properti, komoditas, atau uang. Kesimpulan ini diambil oleh pegawai bank setelah menganalisis data penggunaan Bitcoin oleh investor besar selama 6 bulan terakhir.
Menurut analis, klasifikasi ini adalah yang paling akurat, dengan mempertimbangkan peretasan, persaingan dengan altcoin, dan volatilitas pasar. Mereka menyimpulkan bahwa Bitcoin bukan lagi sekadar sistem pembayaran atau keuangan, namun telah menjadi kelas aset tersendiri.
Menurut informasi, bank internasional telah menguji penggunaan Bitcoin selama beberapa waktu. Beberapa orang yakin bahwa mereka sedang bersiap untuk meluncurkan Bitcoin ETF.
Klasifikasi Bitcoin sebagai kelas aset tidak jauh dari klasifikasi awal Nakamoto.
Namun, Satoshi tidak menyangka bank akan menjadi pemegang utama aset digital tersebut.
Baca juga
Mengapa semua orang menunggu Bakkt diluncurkan?
Mengingat SEC belum membuat keputusan yang telah lama ditunggu-tunggu, peluncuran perusahaan investasi Bakkt sangat penting bagi komunitas kripto karena akan menawarkan alternatif terhadap instrumen keuangan yang diabaikan oleh Komisi Sekuritas dan Bursa.
NEO menawarkan 50 juta lebih untuk BitTorrent, tetapi TRON tetap menang
Baik TRON maupun NEO ingin mengakuisisi program berbagi file peer-to-peer BitTorrent, dan NEO bahkan menawarkan 50 juta lebih.
