Seorang seniman muda Amerika bernama Abigail menciptakan koleksi NFT yang disebut “Belugies” untuk sedikit membantu spesies yang terancam punah, tetapi akhirnya menghasilkan lebih dari $1 juta.
Siswi ini sudah lama tertarik menggambar, dan mencoba seni digital setahun yang lalu. Kakak laki-lakinya, Adam, adalah seorang pedagang kripto, dan dia menjelaskan dasar-dasar teknologi NFT kepada saudara perempuannya.
Abigail memutuskan untuk menggambar binatang yang akan menjadi karakter lucu. Jadi dia memilih paus beluga yang dia lihat di Akuarium Georgia.
Sebagian besar desain dibuat oleh sang seniman menggunakan iPhone 8. Abigail menggambar berbagai latar belakang, wajah, topi, dan aksesori. Dia menggunakan perangkat lunak Node.js untuk mengacak atribut sehingga setiap desain menjadi unik.
Koleksi Belugies terdaftar di pasar Alpha Art NFT. Harga awal per gambar adalah 0,8 SOL. Semua NFT terjual habis dalam 10 jam, dan pembuatnya memperoleh lebih dari $1 juta.
Abigail mendonasikan masing-masing $50.000 kepada Ocean Defenders Alliance yang berbasis di California dan Beluga Whale Alliance, yang melindungi hewan langka. $100.000 lainnya disumbangkan untuk anak-anak penderita kanker.
Sebanyak $200.000 disumbangkan untuk amal.
Berlangganan ForkNews di Telegram untuk terus mengetahui berita terkini dari dunia mata uang kripto
Baca juga
Seorang pengguna yang giat menerima Airdrop menggunakan NFT yang awalnya bukan miliknya. Bagaimana cara kerja skema ini?
Seorang pengguna anonim menerima airdrop dan memperoleh $1,1 juta dalam mata uang kripto ApeCoin dengan memanipulasi NFT dari koleksi Bored Apes yang terkenal. Bagaimana dia melakukannya?
NFT termahal November lalu
NFT (non-fungible token) adalah tren seni yang cukup baru, namun telah tertanam kuat di hati para penikmat sejati.
