Bill Gates, salah satu pendiri Microsoft Corporation dan salah satu orang terkaya di dunia, berbagi pemikirannya tentang sistem keuangan, mata uang digital, sumber daya manusia, dan kemiskinan.
Menurut Gates, teknologi digital dapat mengurangi biaya beberapa transaksi sebanyak 90 persen, memberikan akses yang hampir universal terhadap produk dan layanan keuangan yang inovatif.
Ia percaya bahwa jika kita dapat membangun sistem keuangan dari awal, sistem tersebut perlu dibangun pada platform digital.
Gates yakin bahwa teknologi blockchain yang revolusioner, yang secara fundamental mengubah perekonomian melalui mata uang kripto, akan membantu mereka yang hidup dalam kemiskinan dan tidak memiliki akses terhadap layanan keuangan tradisional.
Menurut pendapatnya, transformasi perekonomian yang sudah dikenal di balik status quo dengan mendigitalkan uang dan sistem keuangan terkait sangatlah penting. Hal ini akan membantu pembangunan global di bidang-bidang penting seperti kesehatan dan pertanian, seperti yang sedang terjadi di beberapa bagian Afrika.
Gates mengatakan bahwa orang miskin mempunyai aset: kecerdasannya, pekerjaannya, tabungannya. Permasalahannya adalah mereka tidak mempunyai instrumen keuangan untuk memanfaatkan sumber daya tersebut, mereka terjebak dalam ekonomi moneter yang tidak efisien sehingga membuat mereka tidak mampu melakukan lindung nilai terhadap risiko investasi.
Gates menentang penggunaan mata uang kripto sebagai instrumen spekulatif, namun yakin bahwa mata uang kripto dapat memainkan peran penting dalam memerangi kemiskinan sebagai alat pembayaran universal.
Baca juga
Opini: Saat ini Bitcoin adalah tiket lotere
Mantan kepala ekonom IMF dan profesor ekonomi dan hukum publik di Universitas Harvard, Kenneth Rogoff, percaya bahwa saat ini, Bitcoin dan mata uang kripto lainnya sama dengan “tiket lotere.” Dalam sebuah artikel yang diterbitkan di The Guardian pada hari Senin, ia menulis bahwa meskipun ada kepercayaan populer bahwa cryptocurrency pada akhirnya akan jatuh, tidak mungkin untuk mengatakan dengan pasti bahwa nilainya akan terus turun.
Elon Musk mengkritik integrasi NFT di Twitter
Elon Musk mengkritik platform Twitter karena mencurahkan sumber daya teknis untuk integrasi NFT tetapi tidak untuk memerangi spam di platform tersebut. Musk menyertai kritiknya dengan tangkapan layar tweet dengan distribusi palsu.
