Presiden Kazakhstan menekankan peraturan ketat terhadap penambangan kripto, inspeksi dan perizinan semua pusat data, serta peningkatan pajak atas penambangan mata uang kripto.
Krisis energi telah mendorong otoritas Kazakh untuk mengambil tindakan keras terhadap para penambang.
Pemerintah sedang mempertimbangkan kemungkinan menaikkan pajak listrik yang dikonsumsi oleh krama sebanyak 5 kali lipat. Selain itu, pajak terpisah direncanakan untuk peralatan penambangan aset digital.
Presiden mencatat bahwa meskipun pajak pertambangan diberlakukan, keuntungan ekonominya terlalu kecil. Menurutnya, pertambangan tidak memenuhi ekspektasi perekonomian. Saat ini, perusahaan penambangan cryptocurrency mengonsumsi terlalu banyak listrik, tetapi tidak membayar pajak, tidak memiliki izin, dan tidak menciptakan lapangan kerja baru. Selain itu, sebagian besar perusahaan pertambangan terdaftar di yurisdiksi lain.
Kepala negara menginstruksikan pemerintah untuk memeriksa semua lahan pertambangan, memantau situasi konsumsi energi dan mengembangkan paket peraturan komprehensif untuk pertambangan pada tanggal 1 April.
Presiden percaya bahwa hanya penambang berlisensi yang boleh bekerja di negara ini.
Siapa pun yang berencana untuk bekerja di wilayah ini harus mendapatkan izin, membayar harga listrik yang memadai, membayar pajak, dan membiayai proyek energi ramah lingkungan.
Kazakhstan telah menjadi yurisdiksi kedua yang melindungi penambang dari Tiongkok. Namun, sejak musim gugur tahun lalu, situasi di negara tersebut semakin memanas, memaksa para penambang berpikir untuk mengubah lokasinya. Di musim panas, undang-undang disahkan tentang pajak tambahan atas pertambangan. Pada bulan November Presiden memerintahkan untuk mengembangkan undang-undang terpisah untuk perpajakan penambangan mata uang kripto. Pada bulan Januari, pusat data terputus dari listrik karena kekurangan sumber daya.
Berlangganan ForkNews di Telegram untuk terus mengetahui berita terbaru dari dunia mata uang kripto
Baca juga
Penasihat SEC yang Baru Ditunjuk Mendukung Pengembangan Industri Kripto
Dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg, pejabat SEC yang baru ditunjuk berharap dapat membawa pasar mata uang kripto keluar dari bayang-bayang. Valerie Szczepanik, yang mengawasi industri cryptocurrency yang baru lahir, akan mendukung dan mengembangkan ekosistem muda.
Senator Cynthia Lummis akan memperkenalkan RUU kripto tahun depan
Senator AS Cynthia Lummis berencana untuk mengusulkan rancangan undang-undang untuk mengatur industri aset digital pada awal tahun 2022.
