Pengguna Binance yang frustrasi dari Nigeria melancarkan boikot terhadap bursa tersebut, menuduhnya memblokir akun pelanggan tanpa alasan. Binance mengatakan pihaknya berkomitmen untuk bekerja sama dengan penegak hukum untuk memastikan keamanan komunitas dan memerangi penipu di sektor cryptocurrency.
Pedagang mata uang kripto Nigeria memboikot Binance. Platform tersebut dituduh memblokir akun mereka atau membekukan aset cryptocurrency mereka tanpa penjelasan. Salah satu pedagang telah mencoba dengan sia-sia selama 4 bulan untuk mengembalikan depositnya sebesar $500,000.
Warga Nigeria menyerukan boikot terhadap bursa saham. Keluhan muncul di jejaring sosial dengan tagar #BinanceStopScamming, yang menjadi tren dalam waktu 24 jam.
Perwakilan Binance telah menanggapi tuduhan tersebut. Mereka menyatakan bahwa mereka memang memblokir sejumlah besar akun Nigeria. Menurut Changpeng Zhao, akun dibekukan hanya untuk tujuan keamanan dan perlindungan penipuan.
Sekitar 38% akun di Nigeria dibekukan atas permintaan lembaga penegak hukum. Dalam pernyataannya, Zhao mencatat bahwa Binance telah mencairkan 79 akun yang terkait dengan pembatasan akun dan akan terus mencabut pembatasan tersebut.
Meskipun pemerintah Nigeria melarang bank lokal dan lembaga lain untuk bertransaksi mata uang kripto pada tahun lalu, mata uang digital tetap populer di negara Afrika Barat tersebut. Nigeria memimpin wilayah ini dalam jumlah pemegang Bitcoin. Menurut Chainalysis, negara ini menduduki peringkat ke-8 dunia dalam Indeks Adopsi Mata Uang Kripto Global 2020.
Berlangganan ForkNews di Telegram untuk terus mengetahui berita terbaru dari dunia mata uang kripto
Baca juga
Pertukaran Crypto CEX.IO memperkenalkan verifikasi akun melalui Telegram Passport
Di bursa kripto cex.io, kini Anda dapat menyelesaikan prosedur verifikasi akun dengan Telegram Passport dengan masuk ke akun Anda melalui Telegram.
CBOE akan mulai memperdagangkan kontrak berjangka Ether tahun ini
CBOE Global Markets, pemilik Chicago Board Options Exchange (CBOE) dan salah satu perusahaan induk terbesar di dunia, berencana meluncurkan Ethereum (ETH) berjangka pada akhir tahun 2018, menurut laporan Business Insider.
