Pendiri Twitter dan Square merilis whitepaper untuk pertukaran Bitcoin terdesentralisasi tbDEX. Tidak seperti DEX lainnya, tbDEX tidak memiliki token tata kelola sendiri.
Pertukaran baru ini akan jauh lebih tersentralisasi dibandingkan DEX biasa.
Sebagai permulaan, protokol akan mengharuskan semua peserta untuk menjalani verifikasi KYC. Hanya dengan cara ini dompet dapat dihubungkan dan ditukarkan koin.
Selain itu, whitepaper menyebutkan integrasi solusi analitis yang akan melacak transaksi di platform. Secara teori, sistem seperti itu akan memungkinkan manajemen bursa, otoritas, dan lembaga penegak hukum melacak transfer.
Namun, sentralisasi akan memberikan beberapa keuntungan bagi tbDEX. Salah satu yang paling mencolok adalah Square dapat melakukan chargeback, yang tidak tersedia di DEX lainnya. Fitur ini akan memungkinkan perlindungan yang lebih baik bagi pengguna dari penipu dan peretas.
Kami membuat buku putih. https://t.co/ffvYGjQQ7T
— TBD (@TBD54566975) 19 November 2021
Berlangganan ForkNews di Telegram untuk terus mengetahui berita terbaru dari dunia mata uang kripto
Berdasarkan materi dari cointelegraph.com
Baca juga
Rekening pensiun IRA Financial diretas sebesar $36 juta
IRA Financial diretas sebesar $36 juta. Pada tanggal 8 Februari, peretas mencuri $21 juta dalam bentuk Bitcoin dan $15 juta dalam bentuk Ethereum dari rekening pensiun IRA Financial Trust.
Binance mengumumkan peluncuran kartu mata uang kripto untuk pengungsi dari Ukraina
Pengungsi yang mengajukan Kartu Pengungsi Binance akan dapat menerima 75 BUSD per bulan selama tiga bulan, serta uang kembali hingga 8% dalam BNB.
