Aplikasi broker populer Robinhood Crypto telah bermitra dengan Chainalysis sebelum peluncuran dompet Robinhood Crypto.
Chainalysis akan membantu perusahaan mengidentifikasi risiko transaksi secara real-time dan memberikan pengawasan yang lebih cermat terhadap aktivitas mencurigakan di platform. Mengintegrasikan perangkat lunak dari Chainalysis akan membantu platform ini memenuhi standar anti pencucian uang dan pendanaan kontra-terorisme serta mematuhi peraturan FATF.
Chainalysis telah lama dikenal karena kolaborasi yang erat dengan regulator untuk mengembangkan alat guna memantau aktivitas perdagangan.
Pengujian dompet kripto dimulai pada bulan September tahun ini. Lebih dari 1,6 juta orang berada dalam daftar tunggu. Dompet ini akan memungkinkan penyetoran dan penarikan mata uang kripto langsung dari platform Robinhood, sebuah fitur penting yang saat ini tidak tersedia.
Berlangganan ForkNews di Telegram untuk terus mengikuti berita dari dunia mata uang kripto
Baca juga
SEC Thailand mengajukan kasus pidana terhadap Binance
Regulator keuangan Thailand telah membuka kasus pidana terhadap Binance karena aktivitas tidak terdaftar.
Perusahaan-perusahaan besar Jepang membeli pertukaran kripto yang diretas
Di Jepang, yang dianggap sebagai pasar kripto terbesar di dunia, sebuah tren baru telah muncul. Konglomerat besar membeli platform perdagangan aset digital yang diretas untuk memasuki pasar.
