Huawei baru-baru ini mengumumkan peluncuran Cloud Blockchain Service (BCS). Peluncuran ini merupakan langkah lain perusahaan menuju industri blockchain. Pada bulan Oktober tahun ini, Huawei meluncurkan layanan komersial untuk pengguna Tiongkok.
Layanan baru ini tersedia di situs web Huawei Cloud versi internasional, tempat perusahaan dapat mengembangkan, menghosting, dan mengelola aplikasi blockchain. Menurut perusahaan Tiongkok tersebut, proses ini akan berlangsung cepat dan dengan biaya minimal.
Para pengembang mengklaim bahwa layanan BCS sederhana, efektif, dan universal. Blockchain dapat digunakan di Internet of Things, keuangan, dan banyak industri lainnya.
Pada bulan April, Huawei meluncurkan platform Blockchain-as-a-service (BCaaS), yang bertujuan untuk memungkinkan perusahaan membuat kontrak cerdas berdasarkan jaringan buku besar yang didistribusikan. Menurut pengembang Huawei Hu Ruifeng, solusi BaaS baru dibangun di atas Hyperledger Fabric 1.0.
Berdasarkan materi dari itproportal.com
Baca juga
Pemerintah Gibraltar akan melatih siswa dalam blockchain
Pemerintah Gibraltar baru-baru ini meluncurkan Kelompok Penasihat Teknologi Baru dalam Pendidikan (NTiE), yang bertanggung jawab untuk memenuhi meningkatnya permintaan akan spesialis di sektor baru. Menurut sebuah artikel yang diterbitkan di Gibraltar Chronicle pada 19 Oktober, tujuan utama kelompok ini adalah membuat materi pendidikan menggunakan teknologi blockchain.
NEO meluncurkan server pengujian noS
Peluncuran ini akan memungkinkan pembuat aplikasi mengunggah NEO dApps mereka ke platform. Jaringan NEO sendiri mampu menjalankan aplikasi terdesentralisasi, namun nOS memperluas kemampuan tersebut. Fitur pengguna utama nOS adalah dApp Gateway yang berfungsi sebagai toko aplikasi. .
