Pemerintah Gibraltar baru-baru ini meluncurkan Kelompok Penasihat Teknologi Baru dalam Pendidikan (NTiE), yang bertanggung jawab untuk memenuhi meningkatnya permintaan akan spesialis di sektor baru. Menurut sebuah artikel yang diterbitkan di Gibraltar Chronicle pada 19 Oktober, tujuan utama kelompok ini adalah membuat materi pendidikan menggunakan teknologi blockchain.
NTiE adalah inisiatif bersama antara Pemerintah Universitas Nasional dan perusahaan teknologi lokal. Menteri Gilbert Licudi, yang memimpin Universitas Gibraltar, yakin pemerintah berada di jalur yang benar. Dengan berinvestasi dalam inisiatif pendidikan, Gibraltar dapat memenuhi permintaan akan spesialis di bidang teknologi baru.
"Peluncuran kelompok penasihat NTiE akan menjadi langkah lain menuju penetapan Gibraltar sebagai pusat teknologi baru. Pada bulan Januari 2018, pemerintah telah mengumumkan bahwa Gibraltar akan menjadi yurisdiksi pertama yang menyediakan kerangka legislatif untuk teknologi buku besar terdistribusi," kata Nadine Collado, ketua badan pengelola Universitas Gibraltar.
Universitas akan menjajaki berbagai aspek blockchain teknologi, fokus utamanya adalah pada pemrograman dan kontrak pintar. Anggota kelompok penasihat mencakup banyak pihak dari universitas dan pemerintah, termasuk rektor, direktur komunikasi informasi dan teknologi, mantan direktur pendidikan, dan direktur senior pendidikan.
Universitas Gibraltar bukan satu-satunya institusi pendidikan yang berinvestasi dalam pendidikan blockchain. Menurut Menteri Keuangan Gibraltar Albert Isola, setengah dari 50 universitas terbaik dunia menawarkan kursus teknologi blockchain.
Beberapa universitas tersebut berada di Amerika Serikat, termasuk University of California, Berkeley, Princeton University, dan Duke University. University of Nicosia, sebuah lembaga pendidikan yang berlokasi di Siprus, adalah universitas pertama yang menawarkan gelar master dalam mata uang digital kepada pelamarnya.
Baca juga
Singapore Airlines meluncurkan dompet blockchainnya
Singapore Airlines (SIA) kemarin meluncurkan dompet loyalitas maskapai penerbangannya sendiri, 'KrisPay', yang menggunakan teknologi blockchain.
Jaringan Solana lebih ramah lingkungan dibandingkan jaringan Google
Saat para pemimpin dunia memperdebatkan cara mengurangi emisi karbon, Solana telah menguraikan rencana realistis untuk mencapai netralitas karbon. Solana Foundation berencana meluncurkan program yang akan mendukung terciptanya jaringan validator ramah lingkungan.
