Seorang pejabat Korea Selatan mengatakan pada pertemuan Majelis Nasional bahwa pemerintah akan mengumumkan posisi resminya mengenai legalisasi ICO pada bulan November tahun ini setelah hasil survei yang diadakan pada bulan Oktober diproses.
Pada bulan September, Badan Pengawas Keuangan (FSS) Korea Selatan mulai menyelidiki perusahaan yang melakukan ICO meskipun ada larangan. Pejabat pemerintah mempunyai komentar yang beragam mengenai penanganan pemerintah terhadap penawaran koin perdana. Misalnya, berbicara pada pertemuan Majelis Nasional, Ketua Komisi Jasa Keuangan (FSC), Choi Jung-Koo, membenarkan larangan awal terhadap aktivitas terkait ICO. Dan anggota Majelis Nasional lainnya, Min Seong-woo, mengusulkan legalisasi ICO, namun dengan aturan ketat untuk mencegah spekulasi, pencucian uang, dan penipuan.
Posisi pemerintah Korea Selatan dalam banyak masalah, termasuk bursa dan perdagangan, masih belum pasti.
Selama tahun 2018, berbagai laporan muncul tentang perkembangan kebijakan yang bertujuan untuk mengatur ruang kripto. Media lokal juga menyatakan bahwa FSC dan FSS berupaya menciptakan kerangka peraturan yang menguntungkan bagi operator pertukaran mata uang kripto. Direktur KFIU (Unit Intelijen Keuangan Korea) telah mengusulkan aturan yang lebih ketat untuk pertukaran kripto, dan mengusulkan agar bursa tersebut tunduk pada peraturan yang sama seperti bank komersial.
Di negara yang berjuang keras melawan uang gelap, legalisasi ICO saat ini dianggap sebagai alat yang memungkinkan terjadinya pencucian uang dan penipuan, dapat terjadi suatu saat.
Berdasarkan materi dari ethereumworldnews.com
Baca juga
TZero menghadirkan platform perdagangan prototipe untuk token keamanan
Anak perusahaan Overstock, sebuah perusahaan perdagangan online besar, telah meluncurkan prototipe platform perdagangan token.
25% proyek ICO Pantera mungkin berubah menjadi sekuritas
Kamis ini, CEO Pantera Capital Dan Morehead mengirimkan buletin kepada kliennya yang mengatakan bahwa 25% dari investasi mereka mungkin memenuhi syarat sebagai sekuritas yang memerlukan pendaftaran.
