Karya baru dari seniman dan aktivis Tiongkok Ai Weiwei dan seniman Irlandia asal New York Kevin Abosch, berjudul “Harga,” bertujuan untuk mempengaruhi transformasi pandangan dunia dalam percakapan tentang nilai kehidupan manusia, menggunakan Ethereum Blockchain.
Menurut Ai Weiwei, umat manusia memiliki hubungan yang agak rumit dengan nilai moneter. Ada pasar mata uang kripto di mana sejumlah besar modal beredar, tampaknya tidak didukung, sementara lembaga dan infrastruktur pemerintah perlahan-lahan runtuh karena kurangnya dana. Bagaimana kita menghargai bumi ketika perubahan iklim terus mengancam kehidupan di seluruh dunia? Bagaimana kita menghargai kehidupan manusia ketika para migran dan pengungsi sekarat di kamp-kamp pengungsi perbatasan?
Pertanyaan-pertanyaan tentang nilai-nilai dalam masyarakat modern secara umum, dan nilai kehidupan manusia pada khususnya, menjadi dasar proyek seni baru oleh Ai Weiwei dan Kevin Abosch.
Bagi Ai Weiwei, Blockchain bukanlah sebuah teknologi, namun sebuah peluang untuk menciptakan sistem komunikasi baru. Proyek ini tidak menciptakan sebuah objek seni, melainkan mempertanyakan tatanan yang ada dalam memaksakan nilai-nilai dalam masyarakat modern.
Proyek ini terdiri dari dua token ERC-20 standar di Ethereum Blockchain, yang disebut Priceless (PRCLS).
Pertanyaan utama bagi penulis adalah: bagaimana masyarakat akan menilai token ini?
“Setelah token berada di tangan masyarakat, mereka harus menghargainya,” kata Abosch. “Masyarakat dapat memperlakukan PRCLS mereka seperti sebuah karya seni yang tak ternilai harganya atau sebuah koin yang tak ternilai harganya. Apa pun yang terjadi, intinya adalah membuat orang berpikir tentang hubungan mereka dengan hal-hal yang tak ternilai harganya,” kata Abosch. Tujuan dari proyek ini bukanlah untuk membuat token komoditas, namun untuk melihat apa yang terjadi pada token tersebut seiring berjalannya waktu.
Harganya ditentukan oleh manusia dan masyarakat. Menyebut sesuatu yang tak ternilai harganya agak tidak masuk akal, menurut Ai Weiwei.
Baca juga
Hanya Satoshi Nakamoto yang memiliki bitcoin lebih banyak dari Bulgaria
Semua orang mengira Satoshi Nakamoto memiliki banyak bitcoin, tetapi hanya sedikit orang yang tahu bahwa pemerintah Bulgaria mungkin juga memiliki banyak bitcoin.
Anggota Parlemen AS Mengungkapkan Investasi Cryptocurrency
Anggota Dewan Perwakilan AS dari Distrik Kongres ke-2 Hawaii, Tulsi Gabbard, menjadi anggota kongres kedua yang mengungkapkan investasi dalam mata uang kripto.
