Presiden Trump telah menjatuhkan sanksi tambahan terhadap pemerintah Venezuela dalam upaya memblokir mata uang digital baru rezim tersebut, yang oleh para pejabat AS disebut sebagai "penipuan" yang digunakan untuk menghindari sanksi ekonomi sebelumnya.
AS Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengatakan langkah-langkah tersebut bertujuan untuk memaksa Presiden Nicolas Maduro membalikkan jalannya pemerintahan otoriter yang menurut para kritikus telah merusak demokrasi dan supremasi hukum di Venezuela, sehingga menyebabkan depresi ekonomi yang parah.
“Presiden Maduro telah menghancurkan perekonomian Venezuela dan menyebabkan krisis kemanusiaan,” kata Mnuchin dalam sebuah pernyataan yang mengumumkan sanksi tersebut. Alih-alih mengubah arah untuk menghindari bencana lebih lanjut, rezim Maduro malah mencoba menghindari sanksi melalui mata uang digital – sebuah taktik yang dikutuk oleh majelis nasional Venezuela yang dipilih secara demokratis. Departemen Keuangan AS telah memperingatkan para pejabat AS dan pemerintah untuk menghindari investasi pada el petro atau penggunaan mata uang tersebut dengan cara apa pun.
“Kami menyerukan Maduro untuk mendistribusikan bantuan kemanusiaan dan berhenti mencegah AS dan negara-negara lain memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan kepada rakyat Venezuela yang menderita, dan kami juga menyerukan militer Venezuela untuk menghormati dan mendukung Konstitusi,” tambah Steven Mnuchin.
Venezuela yang kaya akan minyak jatuh ke dalam kemiskinan, hiperinflasi, dan kekacauan akibat korupsi dan salah urus ekonomi. Presiden Maduro mengatakan dia berusaha mengatasi tingkat kesenjangan ekonomi yang tajam yang telah lama melanda negaranya.
Sanksi ini dijatuhkan kurang dari sebulan sebelum Donald Trump dijadwalkan menghadiri KTT Amerika di Lima. Tuan rumah KTT asal Peru mengatakan mereka tidak akan senang melihat Maduro, namun pemimpin Venezuela itu berjanji akan tetap hadir.
Berdasarkan materi dari https://www.washingtontimes.com
Baca juga
Produsen perangkat keras pertambangan akan mengadakan IPO senilai $1 miliar
Canaan Inc, produsen besar peralatan penambangan bitcoin, telah mengajukan izin kepada Komisi Sekuritas dan Bursa untuk meluncurkan IPO senilai $1 miliar dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Hong Kong. IPO ini disponsori oleh Morgan Stanley, Deutsche Bank AG, CMB International Capital Ltd dan Credit Suisse Group AG. Awal perdagangan dijadwalkan pada bulan Juli.
Saham Facebook anjlok 24%
Saham Facebook turun 24% setelah perusahaan mengatakan mereka tidak mengharapkan pertumbuhan pendapatan karena "mengutamakan privasi" dan menata ulang produknya.
