Komite Energi dan Perdagangan akan mengadakan dengar pendapat tentang dampak lingkungan dari penambangan mata uang kripto pertama.
Diskusi utamanya adalah seputar emisi CO2 dari penambangan Bitcoin dan dampaknya terhadap pemanasan global. Selain itu, pertemuan ini akan membahas masalah beban pada sistem energi.
Pertemuan ini dapat disaksikan secara langsung pada hari Kamis, 20 Januari.
Larangan langsung terhadap penambangan mata uang kripto pertama sepertinya tidak mungkin terjadi. Kumpulan penambangan besar telah terintegrasi secara organik ke dalam perekonomian AS dan diperdagangkan di Bursa Efek New York. Dewan Penambangan, yang beranggotakan Elon Musk dan Michael Saylor, akan terus melobi untuk kepentingan industri kripto. Namun, pembatasan peraturan mungkin memaksa penambang untuk mencari yurisdiksi baru.
Setelah larangan penambangan Bitcoin di Tiongkok, Amerika Serikat menyumbang 35,4%, dan Kazakhstan - 18,1% dari hashrate global.
Gangguan internet di Kazakhstan secara signifikan mempengaruhi hashrate, namun pada saat artikel ini ditulis, hashrate telah pulih ke nilai maksimum yang baru.
Berlangganan di ForkNews di Telegram untuk terus mendapatkan berita terbaru dari dunia mata uang kripto
Baca juga
Ketidakpastian GDPR Mengenai Perusahaan Blockchain
Menurut penelitian yang dilakukan oleh lembaga Internet Digital Catapult, regulasi sektor teknologi digital yang tidak jelas di Inggris telah menjadi salah satu masalah terbesar bagi perusahaan blockchain di negara tersebut.
Regulator UEA menyetujui perdagangan kripto di zona ekonomi bebas
Regulator keuangan di Uni Emirat Arab telah memutuskan untuk secara resmi mengizinkan perdagangan mata uang kripto di zona perdagangan bebas di Dubai.
