Regulator keuangan Thailand telah membuka kasus pidana terhadap Binance karena aktivitas tidak terdaftar.
Komisi Sekuritas dan Bursa Thailand (SEC) menyatakan bahwa Binance beroperasi di negara tersebut tanpa izin dan telah membuka kasus pidana.
Menurut regulator, bursa tersebut mengizinkan penduduk Thailand untuk menukar aset digital tanpa lisensi yang diperlukan. Selain itu, Binance mempromosikan mata uang kripto di negara tersebut melalui grup Facebook “Binance Thai Community” dan di situs bursa.
Pada tanggal 5 April, SEC mengirimkan surat peringatan kepada Binance, tetapi perusahaan tidak memberikan tanggapan dalam waktu yang ditentukan. Kini regulator telah mengajukan tuntutan pidana kepada lembaga penegak hukum, dan penyelidikan telah dimulai.
Ingat bahwa Binance sebelumnya menerima peringatan dari regulator keuangan Kepulauan Cayman, Inggris Raya, Singapura, dan Jepang.
Berlangganan ForkNews di Telegram untuk terus mendapatkan berita terbaru dari dunia mata uang kripto
Berdasarkan materi dari www.theblockcrypto.com
Baca juga
Dewan Penasihat G20 Memantau Cryptocurrency
Dewan G20 menerbitkan laporan hasil kerja regulasi baru pasar digital, yang menyatakan bahwa cryptocurrency tidak menimbulkan ancaman terhadap stabilitas keuangan global.
Vietnam sedang mencoba melarang penambangan
Bank Negara Vietnam telah mengumumkan bahwa impor semua penambang mata uang kripto akan dilarang untuk meningkatkan manajemen transaksi valuta asing di negara tersebut. Pernyataan tersebut menyusul diterimanya surat resmi dari Kementerian Perindustrian dan Perdagangan yang perwakilannya mengusulkan pelarangan sementara impor unit tersebut.
