Menurut Reuters, mengutip The Register, akibat serangan peretas, 4.200 situs di AS dan Inggris menambang mata uang kripto Monero dari komputer pengguna. Apalagi beberapa di antaranya berasal dari organisasi pemerintah.
Virus dikirim ke aplikasi Telusuri dengan suara keras, yang membantu orang-orang dengan gangguan penglihatan. Program tersebut, terinfeksi virus, menambang mata uang kripto melalui komputer pengguna, dan modal yang diambil berakhir di akun peretas.
Lembaga penegak hukum di kedua negara belum mengomentari situasi ini. Kantor utama Texthelp, yang merupakan pengembang Browseraloud, mengatakan bahwa aplikasi tersebut telah dinonaktifkan sementara hingga penyelidikan selesai.
Sebelumnya dilaporkan bahwa penambang Monero yang tersembunyi juga menginfeksi spanduk iklan di Youtube di beberapa negara.
Berlangganan berita kami di Telegram
Baca juga
Anonimitas Monero sangat dilebih-lebihkan
Kerentanan keamanan lainnya telah ditemukan di Monero (XMR), sebuah koin yang dirancang untuk memastikan privasi transaksi maksimum, menurut laporan berita.
Opera menghadirkan perlindungan anti-penambangan ke browser ponsel cerdas
Browser Opera, yang telah memberikan perlindungan anti-penambangan kepada pengguna komputer terhadap situs web dan program jahat dalam versi barunya, kini akan menambahkan fitur serupa ke browser ponsel cerdas, kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan pada 22 Januari.
