Perusahaan keamanan siber Check Point Research telah memperingatkan bahwa kasus pencurian dana digital dari pengguna yang mengakses dompet kripto mereka melalui situs mesin pencari Google semakin sering terjadi.
Check Point Research telah menerbitkan data yang menunjukkan bahwa sejak awal November, pembuat situs penipuan telah mencuri mata uang kripto senilai hampir $500 ribu.
Kampanye phishing skala besar dimulai melalui mesin pencari platform Google.
Fitur khasnya:
- Transisi ke situs penipuan dilakukan melalui spanduk iklan atau jendela pop-up.
- Menggunakan URL palsu di mesin telusur untuk mencuri sandi dari dompet kripto yang dibuat sebelumnya.
- Desain situs web resmi yang sepenuhnya disalin.
- Menggunakan kampanye iklan Google untuk membuat peringkat situs web phishing lebih tinggi dalam penelusuran dibandingkan situs aslinya.
- Perbedaan nama situs yang hampir tidak terlihat.

Paling sering, investor kripto kehilangan dananya saat mencoba mengunduh atau memasang dompet baru di penukar PancakeSwap atau Uniswap. Namun tercatat ada kasus ketika pencurian terjadi pada saat penukaran mata uang.
Belum diketahui secara pasti berapa banyak sumber phishing untuk mencuri mata uang kripto yang sudah beroperasi di Internet. Ada keluhan setiap hari di Reddit dan Twitter bahwa pengguna kehilangan segalanya ketika mereka membuka situs palsu untuk penyimpanan digital mereka.
Untuk meminimalkan risiko, cukup ikuti dua aturan sederhana: jangan mengakses dompet atau memasangnya melalui spanduk iklan, dan juga hanya menggunakan URL terverifikasi yang disimpan dalam riwayat penjelajahan Anda.
Berlangganan ke ForkNews di Telegram untuk terus mendapatkan berita terbaru dari dunia mata uang kripto
Baca juga
Peretas menginfeksi beberapa situs web pemerintah India
Portal Administrasi Kota Andhra Pradesh, Perusahaan Kota Tirupati, dan Administrasi Kota Macherla termasuk di antara beberapa ratus situs web di India yang terinfeksi malware. Perangkat lunak ini menggunakan komputer korban untuk menambang cryptocurrency secara diam-diam. Peretas melakukan hal ini dengan mengirimkan tautan berbahaya ke email korban, atau dengan menginfeksi situs web dengan kode JavaScript.
Peretasan mata uang kripto tidak bisa dihindari
Teknologi di balik mata uang kripto berpotensi mengubah sistem keuangan sepenuhnya melalui desentralisasi, penghapusan perantara (bank), menurunkan biaya yang dikenakan oleh perantara tersebut, dan transfer internasional yang lebih cepat. Namun, terlepas dari semua manfaatnya, peretasan mata uang kripto masih menjadi masalah yang tidak bisa diabaikan.
