Sepasang suami istri India akan melangsungkan pernikahan di metaverse dengan ribuan tamu, termasuk "hantu" mendiang ayah mempelai wanita.
Di India, pernikahan tradisional dirayakan dalam skala besar dan megah, namun pembatasan Covid tidak mengizinkan mengundang lebih dari 100 tamu. Pasangan ini menemukan solusi tidak konvensional dalam gaya modern.
Pengantin pria, seorang spesialis IT berusia 24 tahun, memutuskan untuk membangun dunia virtual kecilnya sendiri. Sebagai penggemar Harry Potter, pasangan ini memilih pesta bertema Hogwarts. Para tamu tidak perlu memakai headset realitas virtual (VR) dan dapat mengikuti perayaan melalui browser web sederhana—mereka hanya memerlukan kredensial login yang benar. Pernikahannya dijadwalkan pada 6 Februari.
Selain berkesempatan mengundang banyak tamu yang sebelumnya tidak bisa hadir, pengantin baru akan diberkati di ruang digital oleh mendiang ayah mempelai wanita. Pengantin pria membuat avatar 3D yang menyerupai ayah mertuanya, yang meninggal tahun lalu.
Pasangan ini mempromosikan pernikahan tersebut ke pengikut Twitter dan Instagram mereka, dengan 2.000 orang mengonfirmasi kehadiran mereka dan 5.000 lainnya secara sukarela hadir.
Baca juga
“Kelinci Putih” mengancam anonimitas transaksi di jaringan Bitcoin
Saat ini, penggemar IT, cyberpunk, dan peretas berkumpul di Las Vegas untuk berpartisipasi dalam dua konferensi teknis terkenal: Defcon 2018 (Caesar's Palace) dan Black Hat Arsenal (Mandalay Bay).
PayPal meluncurkan transfer untuk Ukraina dari Amerika
Sistem pembayaran internasional PayPal telah menyediakan transfer lintas batas bagi warga negara Ukraina. Transfer dana hanya tersedia dari AS dan hanya secara sepihak.
