Skema pump and dump menjadi semakin umum di pasar mata uang kripto. Pakar keamanan siber kini belajar untuk memprediksinya terlebih dahulu.
Perdagangan di pasar mata uang kripto bagaikan naik roller coaster selama beberapa tahun terakhir.
Tingginya volatilitas aset kripto, serta anonimitas yang ditawarkan, telah menarik banyak penipu dan penipu ke dunia kripto. Sejarah cryptocurrency penuh dengan pencurian, skema Ponzi, dan penipuan lainnya. Namun dalam beberapa bulan terakhir, satu jenis penipuan telah mengemuka: skema Pompa dan Pembuangan.
Para peneliti di Imperial College London telah mempelajari skema pompa dan pembuangan di pasar mata uang kripto dan kini menerbitkan laporan terperinci pertama tentang cara kerjanya. Para peneliti bahkan telah mengembangkan algoritme yang dapat memprediksi Pump and Dump berikutnya, sehingga menawarkan cara yang menjanjikan untuk mencegahnya.
Skema Pump and Dump adalah trik terkenal di pasar keuangan tradisional yang dimulai dengan memilih aset yang meragukan dan diam-diam menimbunnya. Pembelian koin secara aktif oleh sekelompok orang dalam hitungan detik dapat menaikkan harganya sebesar 300-500 persen dan memungkinkan pedagang pemula yang naif untuk membuang seluruh pasokan dengan harga yang melambung.
Setelah mempelajari 236 peristiwa yang terkait dengan Pump and Dump antara tanggal 21 Juli dan 18 November, mereka memastikan bahwa semuanya didahului oleh pembelian koin target yang tidak seperti biasanya.
Para peneliti mencatat bahwa rata-rata, dua penipuan serupa terjadi setiap hari, dan setiap bulannya menghasilkan sekitar $7 juta volume perdagangan di pasar mata uang kripto.
Baca juga
Pertukaran Cryptocurrency diserang melalui dokumen Hangul Word Processor
Menurut perusahaan keamanan siber AlienVault, pembuat dokumen HWP terinfeksi yang digunakan dalam serangan baru-baru ini di bursa adalah kelompok Lazarus yang didanai pemerintah Korea Utara.
Aplikasi perdagangan seluler berbahaya
Spesialis Teknologi Positif, yang mengembangkan perangkat lunak di bidang keamanan siber, melakukan studi tentang keamanan aplikasi perdagangan. Hasilnya mengecewakan.
